TURBO CHALLENGE adalah sebuah tantangan baru yang sengaja diluncurkan oleh PT. K-LINK Indonesia dengan konsep output “Win Win Solution”. Hal ini sekaligus menunjukkan kematangan dan kepiawaian K-LINK dalam membuat dan menentukan langkah-langkah strategi guna terus mengokohkan pondasi bisnisnya di bumi nusantara.
Melihat dan menyadari banyaknya antusiasme sebagai respon positif terhadap munculnya “TURBO CHALLENGE” dari mitra K-LINK secara umum dan lebih khusus dari seluruh grup di bawah naungan CM. BUDI RAHARDJO, maka secara pribadi saya merasa turut bertanggung jawab atas perjuangan mereka untuk bisa mencapai dan mendapatkan semua challenge yang ditawarkan sesuai dengan kualifikasinya masing-masing.
Melalui kesempatan ini sekaligus sebagai langkah awal untuk menyikapi hadirnya TURBO CHALLENGE, saya ingin menyampaikan “GRAND STRATEGY” guna pencapaian setiap challenge dimaksud.
Adapun “GRAND STRATEGY” tersebut adalah :
1. Strategi penyusunan target pertumbuhan omzet dan aplikasi.
Strategi ini dimaksudkan untuk merancang berapa target pertumbuhan omzet yang harus dicapai sehingga nominal omzet dalam setiap periode akan terlihat.
2. Strategi penyusunan rencana program kerja.
Strategi ini dimaksudkan untuk menyusun rencana program kerja guna mendukung proses pencapaian target omzet dan target aplikasi.
3. Strategi periodesasi analisis dan evaluasi program kerja.
Strategi ini dimaksudkan untuk melakukan evaluasi secara periodik terhadap realisasi program kerja yang telah disusun sebelumnya sekaligus dilakukan analisis guna penyempurnaan untuk program kerja selanjutnya.
4. Strategi penyusunan anggaran.
Strategi ini dimaksudkan untuk menghitung biaya yang dibutuhkan dari serangkaian program kerja yang telah di susun. Hal ini dimaksudkan untuk mengantisipasi terjadinya program kerja yang jalan karena faktor ketiadaan biaya.
Saya sangat memahami bahwa setiap distributor adalah “unik” dalam artian yang luas termasuk dalam kontek K-LINK, dimana mereka banyak sekali memiliki perbedaan seperti peringkat, kemampuan dan daya dukung line sponsorship.
Sehubungan dengan hal tersebut maka pada kesempatan ini saya tidak akan memberikan rancangan strategi secara perorangan, akan tetapi strategi yang lebih bersifat universal.
STRATEGI MERAIH TURBO I
1. Strategi penyusunan target pertumbuhan omzet dan aplikasi.

Sebelum saya menjelaskan tentang tabel diatas, ada beberapa hal yang harus kita pahami terlebih dahulu :
1. Dimohon dengan sangat terkhusus bagi mereka para alumni Training PP untuk lebih bisa memahami tabel diatas guna menambahkan pemahaman kepada orang baru.
2. Tabel diatas dengan menggunakan asumsi distributor yang belum punya omzet dan juga belum punya downline baik itu member lama ataupun member baru.
Deskripsi :
Tabel diatas terbagi menjadi 3 kolom utama yaitu; BULAN, OMZET & MEMBER dimana kolom OMZET masih terbagi lagi menjadi 2 yaitu Current Omzet & Accumulation Omzet sedangkan kolom MEMBER masih terbagi lagi menjadi 3 yaitu Active Members, All Members & New Application Member. Bulan yang terisi disesuaikan dengan periode challenge yaitu bulan Desember 2009 – Maret 2010. Tidak ada rumusan baku untuk menentukan berapa nilai atau angka dari current omzet dalam setiap periodenya, termasuk juga untuk kolom-kolom yang lain, akan tetapi untuk memudahkan perencanaan maka sangat dibutuhkan adanya dasar penghitungan dari nilai atau angka dimaksud. Sebagai contoh pada tabel diatas menggunakan dasar formulasi tingkat pertumbuhan 150% dengan start current omzet sebesar 600 BV maka pada bulan keempat current omzet sudah bisa mencapai angka 9.375 BV dengan accumulation omzet 15.225 BV. Adapun sebagai pendukung untuk tercapainya target omzet dalam setiap periodenya masih dibutuhkan adanya pertimbangan yang lain dalam hal ini adalah manusianya atau dalam tabel diatas kita namakan member. Penentuan angka active members untuk setiap periodenya berdasarkan formulasi dari kolom current omzet dibagi 400 dengan selalu menggunakan pembulatan keatas karena angka ini menunjukkan jumlah orang (artinya tidak ada orang berjumlah 1,5 orang). Sementara untuk penentuan angka pada kolom all members dengan menggunakan dasar hukum pareto yakni tingkat keberhasilan 20%, sehingga untuk pengisian pada kolom ini merupakan formulasi dari perkalian angka 5 dengan angka pada kolom active members. Sedangkan untuk pengisian pada kolom new application member adalah formulasi dari angka all members pada periode yang sama dikurangi angka all members pada periode sebelumnya.
Sehingga cara membaca tabel diatas adalah sebagai berikut :
1. Pada bulan Desember 2009 target omzet yang harus dicapai adalah 600 BV sehingga accumulation omzet yang terbentuk juga 600 BV. Dan untuk bisa mencetak omzet 600 BV dibutuhkan active members sebanyak 2 orang (1 orang 400 BV & 1 orang 200 BV). Untuk menjamin adanya 2 active members pada periode Desember 2009 maka pada bulan itu juga harus sudah memiliki 5 members (faktor pengali dari active members cuma 1 orang karena yang 1 belum genap mencetak 400 BV). Yang artinya pada bulan tersebut harus sudah merekrut 4 new application members.
Melihat dan menyadari banyaknya antusiasme sebagai respon positif terhadap munculnya “TURBO CHALLENGE” dari mitra K-LINK secara umum dan lebih khusus dari seluruh grup di bawah naungan CM. BUDI RAHARDJO, maka secara pribadi saya merasa turut bertanggung jawab atas perjuangan mereka untuk bisa mencapai dan mendapatkan semua challenge yang ditawarkan sesuai dengan kualifikasinya masing-masing.
Melalui kesempatan ini sekaligus sebagai langkah awal untuk menyikapi hadirnya TURBO CHALLENGE, saya ingin menyampaikan “GRAND STRATEGY” guna pencapaian setiap challenge dimaksud.
Adapun “GRAND STRATEGY” tersebut adalah :
1. Strategi penyusunan target pertumbuhan omzet dan aplikasi.
Strategi ini dimaksudkan untuk merancang berapa target pertumbuhan omzet yang harus dicapai sehingga nominal omzet dalam setiap periode akan terlihat.
2. Strategi penyusunan rencana program kerja.
Strategi ini dimaksudkan untuk menyusun rencana program kerja guna mendukung proses pencapaian target omzet dan target aplikasi.
3. Strategi periodesasi analisis dan evaluasi program kerja.
Strategi ini dimaksudkan untuk melakukan evaluasi secara periodik terhadap realisasi program kerja yang telah disusun sebelumnya sekaligus dilakukan analisis guna penyempurnaan untuk program kerja selanjutnya.
4. Strategi penyusunan anggaran.
Strategi ini dimaksudkan untuk menghitung biaya yang dibutuhkan dari serangkaian program kerja yang telah di susun. Hal ini dimaksudkan untuk mengantisipasi terjadinya program kerja yang jalan karena faktor ketiadaan biaya.
Saya sangat memahami bahwa setiap distributor adalah “unik” dalam artian yang luas termasuk dalam kontek K-LINK, dimana mereka banyak sekali memiliki perbedaan seperti peringkat, kemampuan dan daya dukung line sponsorship.
Sehubungan dengan hal tersebut maka pada kesempatan ini saya tidak akan memberikan rancangan strategi secara perorangan, akan tetapi strategi yang lebih bersifat universal.
STRATEGI MERAIH TURBO I
1. Strategi penyusunan target pertumbuhan omzet dan aplikasi.

Sebelum saya menjelaskan tentang tabel diatas, ada beberapa hal yang harus kita pahami terlebih dahulu :
1. Dimohon dengan sangat terkhusus bagi mereka para alumni Training PP untuk lebih bisa memahami tabel diatas guna menambahkan pemahaman kepada orang baru.
2. Tabel diatas dengan menggunakan asumsi distributor yang belum punya omzet dan juga belum punya downline baik itu member lama ataupun member baru.
Deskripsi :
Tabel diatas terbagi menjadi 3 kolom utama yaitu; BULAN, OMZET & MEMBER dimana kolom OMZET masih terbagi lagi menjadi 2 yaitu Current Omzet & Accumulation Omzet sedangkan kolom MEMBER masih terbagi lagi menjadi 3 yaitu Active Members, All Members & New Application Member. Bulan yang terisi disesuaikan dengan periode challenge yaitu bulan Desember 2009 – Maret 2010. Tidak ada rumusan baku untuk menentukan berapa nilai atau angka dari current omzet dalam setiap periodenya, termasuk juga untuk kolom-kolom yang lain, akan tetapi untuk memudahkan perencanaan maka sangat dibutuhkan adanya dasar penghitungan dari nilai atau angka dimaksud. Sebagai contoh pada tabel diatas menggunakan dasar formulasi tingkat pertumbuhan 150% dengan start current omzet sebesar 600 BV maka pada bulan keempat current omzet sudah bisa mencapai angka 9.375 BV dengan accumulation omzet 15.225 BV. Adapun sebagai pendukung untuk tercapainya target omzet dalam setiap periodenya masih dibutuhkan adanya pertimbangan yang lain dalam hal ini adalah manusianya atau dalam tabel diatas kita namakan member. Penentuan angka active members untuk setiap periodenya berdasarkan formulasi dari kolom current omzet dibagi 400 dengan selalu menggunakan pembulatan keatas karena angka ini menunjukkan jumlah orang (artinya tidak ada orang berjumlah 1,5 orang). Sementara untuk penentuan angka pada kolom all members dengan menggunakan dasar hukum pareto yakni tingkat keberhasilan 20%, sehingga untuk pengisian pada kolom ini merupakan formulasi dari perkalian angka 5 dengan angka pada kolom active members. Sedangkan untuk pengisian pada kolom new application member adalah formulasi dari angka all members pada periode yang sama dikurangi angka all members pada periode sebelumnya.
Sehingga cara membaca tabel diatas adalah sebagai berikut :
1. Pada bulan Desember 2009 target omzet yang harus dicapai adalah 600 BV sehingga accumulation omzet yang terbentuk juga 600 BV. Dan untuk bisa mencetak omzet 600 BV dibutuhkan active members sebanyak 2 orang (1 orang 400 BV & 1 orang 200 BV). Untuk menjamin adanya 2 active members pada periode Desember 2009 maka pada bulan itu juga harus sudah memiliki 5 members (faktor pengali dari active members cuma 1 orang karena yang 1 belum genap mencetak 400 BV). Yang artinya pada bulan tersebut harus sudah merekrut 4 new application members.
2. Pada bulan Januari 2010 dengan target pertumbuhan omzet 150% maka current omzet yang harus tercetak adalah 1.500 BV sehingga terbentuk accumulation omzet sebanyak 2.100 BV. Untuk bisa mencetak current omzet 1.500 BV dibutuhkan active members sebanyak 4 orang (3 orang 400 BV & 1 orang 300 BV). Untuk menjamin keamanan adanya 4 active members pada periode tersebut maka sangat diharapkan all members yang sudah terbentuk mencapai 15 orang (dengan faktor pengali member yang sudah genap 400 BV) sehingga pada bulan tersebut harus terjadi closing 10 new application members.
3. Pada bulan Pebruari 2010 masih dengan target yang sama yakni tingkat pertumbuhan omzet 150% maka current omzet yang harus terbentuk adalah 3.750 BV dengan menghasilkan accumulation omzet 5.850 BV dan untuk bisa mencetak current omzet tersebut sangat dibutuhkan adanya active members sebanyak 10 orang (9 orang 400 BV & 1 orang 150 BV). Dan demi keamanan target terciptanya 10 active members maka jumlah all member yang dibutuhkan adalah 45 orang (dengan faktor pengali 9 orang) yang mengartikan pula harus terbentuk 30 new application members di grupnya.
4. Dan pada bulan Maret 2010 target pertumbuhan omzet 150% akan menghasilkan current omzet sebesar 9.375 BV dengan accumulation omzet 15.225 BV yang berarti break MANAGER dengan current omzet diatas 8.000 BV dan sekaligus mengisyaratkan tercapainya TURBO I. Untuk tercapai TURBO I dibutuhkan daya dukung dari active members sebanyak 24 orang dan demi keamanan pencapaian ini, prinsip hukum pareto masih diterapkan sehingga kebutuhan all members yang harus dipenuhi adalah 115 orang (dengan faktor pengali 23 orang) sehingga pada bulan tersebut merupakan kewajiban grup untuk bisa mencetak 70 new application members.
Penyesuaian :
1. Dengan angka-angka yang tercetak sesuai hasil formulasi pada table diatas maka terdapat bebarapa kategori berdasarkan kolom :
a. Angka Mutlak.
Yang dimaksud angka mutlak disini adalah angka yang tidak bisa ditawar untuk lebih kecil atau rendah, karena perubahan terhadap angka tersebut akan mengakibatkan terjadinya perubahan yang sangat signifikan terhadap pencapaian target. Dalam hal ini adalah kolom current omzet dan kolom active members, sebagai contoh ; bila angka active members dikurangi maka akan berdampak langsung terhadap penurunan current omzet yang pada akhirnya mengakibatkan tidak tercapainya target yang telah ditentukan.
b. Angka Tidak Mutlak.
Yang dimaksud angka tidak mutlak disini adalah angka yang besarannya masih bisa ditawar untuk menjadi lebih kecil atau rendah selama bisa menjamin keamanan terhadap pencapaian target. Dalam hal ini adalah kolom all members dan kolom new application , sebagai contoh ; bila angka all members dikurangi karena merasa berat untuk mencetak angka new application sesuai dengan yang tertera dalam table, maka hal ini tidak menjadi masalah selama angka active members bisa dijamin tidak jatuh dibawah target.
2. Melihat kenyataan dilapangan akan banyak ditemui distributor dengan kualifikasi TURBO I akan tetapi mereka sudah memiliki tabungan accumulation omzet dan juga all members sudah lebih dari satu, maka dalam penyusunan tabel chunking juga menyesuaikan berdasarkan posisi start yang ada dengan menambahkan beberapa baris bulan sebelumnya untuk diketahui data seriesnya baik untuk data omzet maupun data members guna pertimbangan dalam pengisian target empat bulan kedepan.
Sehubungan dengan tersebarnya grup saya mulai dari ujung pulau Sumatra sampai ujung pulau Jawa dan juga sangat bervariasinya peringkat dan struktur jaringan dari setiap member yang ada, maka melalui media blog yang sangat terbatas ini diharapkan akan bisa sedikit membantu terhadap pencapaian-pencapaian target yang kita inginkan bersama, dan sudah barang tentu respon anda berupa pertanyaan ataupun masukan sangat kami nantikan guna mendukung percepatan kesuksesan kita bersama.
Salam Sukses Selalu... !!!
(to be continue…)
Materi ini bisa didownload versi MS.WORD

1 komentar:
salam sehat, saya bersama rekan tadi membahas turbo,pertanyaan yang timbul:
1.kapan pendaftaran terakhir untuk turbo?
2.apakah pada saat pendaftaran harus dituliskan turbo yang dipilih?
3.apakah periode yang ditentukan harus dipatuhi sebagaimana yang tertulis?contoh maret break manager 8000bv harus sedemikian?ataw boleh break manager selama 4 bulan tsb yang penting curr.bv saat break 8000bv terserah breaknya bulan berapa mis.jan atw februari?
Posting Komentar